Sabtu, 14 Januari 2012

HEDDY TOWER

| | 0 komentar


Bulan purnama terbalut awan gelap, kekelawar berkeliaran meninggalkan tempat singgahnya, suara burung hantu membuat malam semakin mencekam. Dari dalam pohon taman kota muncul laki-laki berjubah membawa tongkat dan sapu. Heddy namanya. Dia celingukan mencari kacamatanya dan ketemu lalu dia memakainya. Heddy bingung “dunia apa ini?” ucapnya lirih. heddy terus berjalan tanpa tujuan. Jalannya lemas letih lunglai lesu, perutnya memberontak kelaparan. Heddy pun berhenti diwarung pinggir jalan, semua orang menatap aneh pada heddy, heddy memesan 1 mangkuk sup ceker ayam,lalu heddy membayar dengan uang 5 perunggu. Penjual nasi bingung.
” uang apa ini?” tanya penjual nasi heran.
“ 5 perunggu, apa kurang???” jawab heddy yang juga bingung.
“ uang perunggu kagak laku disini. Bayar pakai rupiah!!!!”
“ uang rupiah?? Uang apa itu??? aku tidak punya.”
“ kamu ini orang aneh, gini aja! Sekarang kamu bersihin warung saya dan cuci piring dibelakang,!!!!!.”
Heddy pun diseret kebelakang warung. Dia kaget piring kotor berantakan seperti tempat tinggal cecunguk-cecunguk liar. Heddy memutar mutar otaknya “ bagaimana cara membersihkan semua ini??” ucap heddy lirih. Dia teringat sapu dan tongkat sihirnya, heddy mulai berkomat kamit membaca mantra dalam sekejap warung bersih seketika, dan piring kotor so bersih so putih hanya dengan tongkat sihir. Heddy tersenyum akhirnya beres semua tugasnya. Malam semakin larut, heddy tak bisa lagi menahan kantuknya, heddy pun tidur dibangku taman.
***
Malam bergeser pagi sang mentari telah datang menggantikan sang rembulan.
“mas mas bangun mas jangan tidur disini”. Teriak tukang sapu
Heddy pun terperanjat kaget. “siapa kamu???”
“seharusnya aku yang tanya, mas ini siapa?? Dandanannya kok aneh kayak penyihir aja”.
“memang aku penyihir”.
“hahahhaha mas ini aneh-aneh saja, sana pergi mas ntar diusir satpam lo!!!!”
“tapi aku nggak tau harus pergi kemana???”
“ya mas rumahnya mana???”
“dikota naraya, aku tersesat disini.”
“kota naraya? Kota apa itu? aku tidak pernah mendengarnya”.
“kota dunia penyihir”.
“mas ini jangan menghayal yang ada mah dukun santet, emang ini dunianya harry potter”.
“kenalin aku heddy, heddy tower kembaran harry potter”.
Tukang sapupun tetawa terpingkal pingkal.
“hahahha lucu lucu lucu”.
heddy tersinggung semua ucapannya tidak ada yang dipercaya.
“kamu nggak percaya? aku akan tunjukin kalau aku benar benar heddy tower the next harry potter. Heddy mulai berkomat kamit membaca mantra sambil memutar mutar tongkat dan pethromax taman seketika menjadi beriman “bersih indah nyaman”. situkang sapu pun terkejut.
“wow keren!!!! Darimana kamu belajar seperti itu???”
“kan aku sudah bilang aku penyihir”.
“tapi mana ada penyihir dijaman sekarang??”
“ini bukan duniaku aku tersesat”
“lalu???”
“panjang ceritanya,,, eits tunggu kamu siapa???”
“aku lidia, ehmmmm sudah siang nih aku harus pulang kerumah dulu. Bye!!!”
“ hei tunggu!!!apa aku boleh ikut kamu???”
“what????????tapi,,,!!!”
“please!!! bantuin aku, aku nggak tau apa-apa didunia manusia”
“huuuuft,,, iya deh, ayo !!!!”
Mereka berduapun pulang bersama, lidia hidup sendiri dikota surabaya, dia harus banting tulang untuk terus hidup. Sampai dirumah lidia mondar-mandir mempersiapkan ini itu untuk heddy.
“makan dulu hed, laper kan???”tawar lidia
“iya, terimakasih”
Dengan lahap heddy menghabiskan semua makanan yang ada didepannya, lidia menatap heddy lucu. Setelah makan mereka berduapun ngobrol ngalor ngidul hingga tengah malam, mereka pun tertidur didepan tv. Lidia yang menyadari segera pindah kekamar tapi langkahnya terhenti melihat benda aneh tergeletak di sofa.” Benda apa ini?seperti jam, mungkin ini milik heddy”batin lidia. Lidia pun meletakkannya dan balik kekamar .
***
Kukuruyuuuuuuuuk!!!!! Ayam jago berkumandang.
Menandakan pagi telah datang. Lidia segera bergegas kekamar mandi, langkahnya terhenti melihat heddy mongotak atik benda yang dilihatnya tadi malam.
“itu milikmu???”.
“iya, tapi nggak bisa berfungsi disini”.
“coba dibenerin direparasi, nanti aku anterin “.
“terima kasih! Cuma ini jalan satu-satunya aku bisa kembali kedunia penyihir”.
“wow ajaib!!! Apa dunia penyihir itu menyeramkan??”.
“tidak! dunia penyihir itu menyenangkan, hanya sekarang lagi terjadi perang”.
“perang??? Kenapa kamu tidak membantu kotamu??”.
“bukan begitu, aku disuruh pak kades pergi kedunia manusia, karena vol-vol mengincarku.”
“vol-vol siapa dia???”.
“penguasa purnama dia mengincarku untuk dijadikan tumbal”.
“tumbal buat apa ?”tanya lidia sambil melotot.
“untuk keabadian , dia terobsesi hidup kekal.
Lidia hanya mengangguk-angguk walaupun sebenarnya dia tidak mengerti .
***
Sore hari...
lidia mengantar heddy ke reparasi.sudah berapa puluh toko reparasi yang mereka datangi. Tapi tak ada yang bisa memperbaiki jam heddy. Sampai akhirnya ada laki-laki tua , memberi tahu lidia dan heddy ada orang yang bisa memperbaiki jam heddy
“kalian cari saja alamat ini.jln watu geni blok H no 333”.terang laki-laki tua itu.
Lidia mencatat alamat itu di ponselnya.lalu mereka pergi meninggalkan pak tua itu.mereka berputar-putar mengelilingi kota naik bis turun bis dan akhirnya ketemu.kini dihadapan mereka toko reparasi kecil, dekil , dan angker. Mereka pun masuk dengan perlahan-lahan dan “duuaaaaaaaaaaarrrrr!!!selamat datang di toko istiq magic”. Mereka terlonjak dikejutkan penjaga toko dengan masih ngos-ngosan , lidia bertanya
“misi pak!mau benerin jam”.
“sini , saya lihat jamnya !ehm,,,,,ooooohhh,,,,emmmm...ajaib!ini jam langka , tunggu sebentar saya akan memperbaikinya”.
Penjaga itupun mempersiapkan alat-alatnya. Cahaya matahari , minyak tanah dan bumbu merica.lidia dan heddy pun melongo melihat si penjaga toko. ”bujalajabujalajabubu,,,bu,,,!”.mulut si penjaga berkomat kamit , 3 bahan itu pun bersatu membentuk cahaya terang dan memantul dari kaca mata segitiganya heddy ke jam ajaib heddy.”taraaaaaaaaaa!!!!! jam ini sudah berfungsi lagi”.teriak si penjaga toko.lidia terpaku masih melongo , dan dia tersadar melihat heddy jatuh pingsan.
“heddy banguuunnn,,,,!”.teriak lidia.
“tenang saja , dia tidak apa-apa”.ucap si penjaga toko.
Lalu si penjaga toko mulai mengusap-usap dahi heddy dan heddy pun tersadar.
“kamu tidak apa-apa?”tanya lidia khawatir.
“oh,aku tidak apa,apa jam ku sudah berfungsi...?”tanya heddy.
“ini,jam mu,sudah berfungsi”kata si penjaga toko.
“ini waktunya aku kembali ke kota. Naraya, aku akan membantu pak kades melawan vol-vol”.
“tapi!kenapa secepat ini?”.
“maafkan aku lidia,aku benar-benar harus pergi”.
“semoga kita bisa bertemu kembali”.
“pasti!!!!!”
Heddy mengalungkan jam ajaibnya di leher dan Heddy pun mulai berkomat-kamit.seberkas cahaya biru pun muncul membalut Heddy. Aku menitikkan air mata sambil melambaikan tangan ku.
“terima kasih atas semuanya Lidia,aku tak akan melupakan mu.kita berpisah untuk bertemu kembali,bye-bye Lidia”. Dan Heddy pun menghilang
Read more...

Senin, 02 Januari 2012

| | 0 komentar

cinta pada bunga, bunga akan layu cinta pada manusia, manusia akan mati cinta pada allah, adalah cinta yang kekal abadi
Read more...

Minggu, 01 Januari 2012

| | 0 komentar

sekarang kau adalah musuh didalam hatiku, pertama kali kumengenalmu, ku telah mengukir namamu dengan indah dihatiku, TAPI ukiran namamu kini tak seindah dulu, namamu kini tak berarti lagi, karena sekarang kau musuh hatiku, hatiku tak ingin ada namamu, mengenalmu penyesesalanku.
Read more...

name cursor

About Me

Foto Saya
atika farvie
this is me!!! if you know me, don't forget follow my blog.. :D ^_^
Lihat profil lengkapku

My Playlist

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Blogger templates



Bouncing Star


 
 

FaRvIe nYiTd-nYiTd | Diseñado por: Compartidísimo
Con imágenes de: Scrappingmar©

 
top